Pages

Sabtu, 17 November 2012

Pacaran Dengan Wanita berusia Jauh Lebih Tua ?



Bagaimana sikap kalian kalau kakak laki-laki kalian, adek, atau teman atau saudara kalian ingin menikah dengan seorang janda terpaut sekiar 10-15 tahun dan telah memiliki 2 anak ? Benci ? Marah ? Kesal ? Tidak setuju ? Atau bahkan menghalangi ? 
Menganggap calon pasangannya ga pantas ? Atau apa ? 
Ada sebagian pandangan di tengah kehidupan sosial kita bahwa menikah atau menjalin hubungan dengan wanita lebih tua 10-15 tahun, dengan status janda, sudah memiliki anak kadang merupakan sesuatu yang dipandang sebagian orang tidak pas. 
Sebagian orang menganggap perjaka ya dapetnya harusnya gadis. N janda dapetnya duda. 
Tapi pertanyaannya siapakah yang mengatur jodoh manusia ? Allah. Malu dong, Allah yang Maha sempurna aja mengijinkan kog kita sebagai manusia yang memiliki kekurangan malah ngejudge. Bibir ini kadang gatal untuk tidak bergosip tapi ketahuilah jika gosip itu menyakitkan bagi orang lain maka hentikanlah. Bergosip sih bole2 saja selama ga ngrugiin orang lain. Tapi itulah cerdiknya setan terkadang membuat manusia ga puas kalau ga bergosip negatif tentang orang lain n kayak kurang sensasinya kalau bergosip positif. Kurang nendang istilahnya. Penghakiman sosial terhadap orang lain akan membebani orang lain dalam meraih kehidupannya. Lalu bagaimana kalau pernikahannya dihalangi ? Hehe....buat kalian yang percaya bahwa pernikahan adalah sebuah ibadah maka menghalangi pernikahan bukankah berarti menghalangi seseorang untuk menghalangi ibadah ? 
Maka dukunglah, doakan jika lingkungan mereka tidak mendukung dan bahkan mencerca. Karena kalian akan diingat mereka sebagai orang yang luar biasa bijak karena dapat memahami apa yang orang lain tak pahami. And then, Keluarlah dari adat dan kebiasaan cara berpikir umum, ragukan, dan uji kembali pendapatmu dengan kriteria-kriteria kebenaran jangan-jangan apa yang kamu pahami adalah sebuah kesalahan yang dibudidayakan sebagai sebuah anggapan kebenaran. 
Dan jangan sesekali menganggap orang lain rendah atau hina. 

Dan kebenaran bukan milik suara terbanyak tapi kebenaran adalah kebenaran itu sendiri....

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Web Hosting Coupons