Pages

Sabtu, 17 November 2012

Cara Tepat Menjadi Presiden



Ada banyak orang ingin atau berambisi untuk menjadi presiden terbukti dengan adanya banyak orang yang menggelontorkan banyak dana untuk membangun citra dan biaya-biaya kampanye yang tidak sedikit.
Apakah anda justru merupakan orang yang menginginkan menjadi presiden ?
Presiden yang baik adalah presiden yang dikehendaki rakyat. Bukan yang seolah-olah dikehendaki rakyat sehingga menyesuaikan diri dengan menciptakan berbagai topeng-topeng politik untuk mengelabui rakyat.
Daripada menjadi calon presiden yang seolah-olah dikehendaki rakyat sebaiknya benar-benar berusaha menjadikan diri sebagai calon presiden yang sesungguhnya dikehendaki sekaligus dibutuhkan rakyat dan mengembalikan falsafah pemerintahan yang dari, oleh dan untuk rakyat.
Presiden adalah orang yang bekerja untuk rakyat bukan sebaliknya hakekatnya. Menipu rakyat sama saja menipu atasan. Jangan berusaha membuat cita rasa lain yaitu menjadikan republik dengan cita rasa monarki absolut.
Di bawah ini ada beberapa tips bekal untuk anda yang ingin maju di pemilihan presiden 2012 :
1. Jangan Sok Baik di masa kampanye
Menurut hemat saya kampanye dan atau kebaikan yang baru dilakukan menjelang masa-masa kampanye adalah kebaikan yang terlambat. Kenapa ? Karena  Sebagian besar orang akan tahu bahwa kebaikan yang anda lakukan adalah kebaikan untuk kepentingan politik anda bukan karena ketulusan. Jadi masa kampanye terbaik sesungguhnya adalah dalam kehidupan sehari-hari bagaimana anda bersikap, bagaimana juri ( rakyat ) menilai kehidupan anda bukan dari mulut anda tapi dari mulut orang lain. Karena orang cenderung akan mempercayai testimonial kebaikan anda dari orang lain ketimbang dari diri anda sendiri.

2. Jangan menghamburkan uang dan membagikan hadiah seperti sinterklas agar rakyat memilih anda
Sadarilah anda bukanlah sinterklas, sekalipun anda sinterklas namun belum tentu anda akan mampu memberikan uang atau hadiah dari uang yang anda miliki kepada seluruh rakyat Indonesia agar mereka semua memilih anda. Sadarilah itu. Itu justru akan mengurangi kekuatan finansial anda untuk keperluan sosialisasi.

3. Jangan Memusuhi Calon Presiden Lain, Kalau bisa rangkulah mereka di depan rakyat, atau puji mereka satu-satu agar rakyat bersimpati dengan anda serta stop memuji diri sendiri
Semua orang adalah guru darimanapun dia. Bahkan semut pun guru karena ada hal yang yang bisa kita ambil hikmah. Program-program yang baik dari lawan kalau bagus jadikan juga itu program tambahan anda. Sehingga rakyat menganggap anda memiliki kebaikan dari beberapa calon presiden lain. Kita dianggap menjiplak ? Demi rakyat menjiplak pun tak apa selama itu baik dan tidak melanggar IPR/HKI nya hehe.
Menjelekan calon lain dan main kotor hanya akan membuat anda ikut kotor. Jika ada yang bertengkar politik yang saling menjatuhkan jangan ikut terpancing. Katakan kepada khalayak umum bahwa lawan anda sebenarnya bukanlah lawan-lawan capres lain tapi musuh anda sebenarnya adalah fasilitas umum yang belum memadai, gizi buruk yang masih diderita sebagian masyarakat, lapangan kerja yang belum memadai dlsb.


4. Jangan Membuat Pamflet-Pamflet atau baliho-baliho Yang Mengiklankan diri Anda
Setiap stasiun televisi biasanya akan memuat berita tentang baliho-baliho dll tapi jika anda tidak membuat pamflet dll anda akan diberitakan khusus karena anda berbeda bahkan mungkin wartawan akan menanyai khusus kenapa anda tidak menggunakan pamflet, baliho dll sbgai sarana iklan.

5. Dekatkan Sedekat Mungkin Anda Dengan Yang Akan Memilih Anda dalam Hal ini Rakyat
Pertanyaan kebalikan akan saya berikan pada anda, siapakah yang akan anda pilih sebagai pemimpin anda ? Apakah orang yang jauh dengan anda ataukah orang yang dekat dengan anda karena kepeduliannya ? Apakah orang yang hanya mau berada dalam mobil mewahnya dan melihat anda dari balik kaca mobilnya atau orang yang mau dengan santai penuh kehangatan ngobrol dengan anda mencari solusi berbagai keruwetan bersama ?
Nah orang seperti itu yang dikehendaki rakyat. Sama, sebelum anda berpikir sebagai presiden posisikan pola pikir anda sebagai rakyat.
Lah gan, rakyat di negri ini kan banyak ga mungkin satu-satu dong atau didatangi semua ?
Datanglah kepada masyarakat dengan sumber permasalahan yang sangat tinggi dengan sample-sample kondisi yang paling menggambarkan keruwetan problematika yang sekaligus masyarakat tersebut dapat mewakili keluhan perasaan rakyat di negri ini. Kalau bisa selesaikan permasalahan sekaligus kampanye tanpa narsis-narsisan. Jangan asal bertata krama ketemu rakyat. Apa maksudnya ? Seorang yang hanya asal bertemu raja maka bisa tidak disukai raja. Sama saja, orang yang asal menemui rakyat rakyat juga tidak akan membekas kesan terhadap rakyat. Jadi ? Datanglah dengan senyum, sikap penuh keakraban jangan membusungkan dada tapi dengan merendahkan bahu. Kalau perlu makan santai bercanda bareng sambil ngobrolin berbagai persoalan.

6. Dapatkan Iklan Gratis Sebanyak-Banyaknya
Pilih cara-cara unik positif dalam berkampanye. Misalnya mengadakan kerja bakti bareng dan anda ikut bersih-bersih. Sehabis itu makan bareng bersama rakyat. Dobrak pintu pembatas antara pemimpin dan yang dipimpin. Hal itu lebih baik ketimbang narsis-narsisan memuji diri sendiri dan memamerkan kelebihan. Ingat ! Satu teladan lebih baik daripada seribu nasehat.
Dari situ kemungkinan akan dijadikan bahan berita oleh pers. Cara unik yang mengena. Tidak harus menggunakan banyak uang untuk menjadi pemenang.

7. Selesaikan Problematika Sebagai Sample
Bila ada yang bertikai antar kelompok. Kerahkan team sukses anda dan diri anda untuk menyelesaikan konflik tersebut sebisa dengan win-win solution.

8. Pola Makan : Selama Masa Kampanye Rubah Pola Makan Anda
Cobalah sehari sekali makan di warung-warung rakyat. Perkara yang dua kali makannya di restoran paling mewah itu urusan nanti.
Buat apa hal tersebut ?
Untuk mengetahui problem lapangan sambil ngobrol sambil menggali ide, mendengar keluh kesah mereka dan tahu rasanya makanan yang dimakan rakyat anda.


9. Menolong Rakyat
Ambilah 1 atau dua orang untuk anda tolong/ringankan bebannya. Ini adalah simbolisasi harapan agar dengan anda membantu orang lain Allah Yang Maha Kuasa akan membantu anda.
Tidak perlu disorot media dlsb agar misi yang satu ini anda fokuskan untuk benar-benar ibadah.


Pepatah Mengatakan :
"Orang yang sudah dikenal baik tidak perlu lagi dikatakan kebaikannya karena semua orang sudah tahu".
"Produk yang baik dan dibutuhkan meskipun tidak diiklankan tetap laku karena konsumen akan memberitahukan kepada teman dan tetangga mereka"

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Web Hosting Coupons