Kadang ketika mencintai seseorang kita akan mengupayakan segala cara agar pasangan kita membahagiakan kita atau bahkan menuruti semua keinginan kita, tanpa tahu perasaan pasangan kita. Seolah-olah pasangan kita adalah boneka yang tidak memiliki perasaan atau pemikirannya sendiri.
Sehingga perbedaan prinsip, perbedaan pola pikir, perbedaan sikap, ketidakpercayaan atau tingkah laku bisa menjadi problematika serius dalam sebuah hubungan.
Lalu sebenarnya bagaimana sih bersikap kepada pasangan kita ?
Ya, bersikap dengan tulus jawabannya. Kenapa ? Karena semua orang mau dicintai dengan tulus. Bukan dengan ambisi untuk menguasai. Bukan dengan paksaan untuk menaklukan.
Pasangan anda bukanlah televisi yang setiap anda tekan tombol langsung berpindah channel dan bisa anda matikan kapanpun anda mau.
Pasangan anda adalah diri anda. Jangan melakukan sesuatu yang anda tidak mau orang lain lakukan pada anda.
Mungkin jika anda selalu berlaku baik pada pasangan anda itu bukan jaminan kalau anda akan diperlakukan hal yang sama. Tapi jika anda memperlakukan pasangan anda dengan buruk maka pastilah pasangan anda akan membalasnya dengan lebih buruk.
Pesan :
"Berbuat baik tidak menjamin anda akan diperlakukan dengan baik, tapi berlaku buruk anda akan pasti diperlakukan buruk"
"Lebih baik melakukan sesuatu yang hasilnya belum tentu baik daripada melakukan sesuatu yang hasilnya sudah pasti buruk"
Cara belajar untuk tulus :
1. Sadarilah bahwa pasangan anda adalah orang yang harus anda bahagiakan.
2. Belajarlah terlebih dulu memberi sebelum meminta.
3. Sadarilah bahwa pasangan anda adalah diri anda yang lain.
4. Belajarlah untuk tidak menyakiti pasangan mulai dari hal kecil.
07.08
Bacaan Internet
Posted in: 



0 komentar:
Posting Komentar